- Full stack developer at RED Comm Indonesia - Back end developer at Prioritas Web Teknologi
Kamu punya ide produk?
Atau kamu mau bisa jual skill backend ke klien?
Atau kamu cuma capek bergantung ke orang lain setiap kali butuh API?
Apapun alasannya, satu hal yang sering jadi tembok adalah backend. Kedengarannya teknis, ribet, dan butuh waktu lama untuk dipelajari.
Padahal yang kamu butuhkan bukan jadi ahli backend. Yang kamu butuhkan adalah bisa bikin sesuatu yang jalan, aman, dan siap dipakai.
Dengan AI, itu bukan lagi urusan berbulan-bulan.
CABE dirancang untuk itu.
Backend yang bagus bukan soal kode yang paling elegan. Backend yang bagus adalah yang bisa dipakai, bisa dijual, dan tidak jebol saat ada orang yang mencoba menyalahgunakannya.
Di bootcamp ini kamu tidak hanya belajar cara bikin API. Kamu belajar cara berpikir soal backend sebagai sebuah produk. Sesuatu yang punya nilai bisnis, bukan cuma tumpukan kode yang jalan di server orang lain.
Dan dengan AI sebagai partner kerjamu, kecepatan eksekusinya berubah total.
Tiap hari kamu keluar dengan sesuatu yang konkret. Output hari sebelumnya jadi bahan untuk hari berikutnya.
Frenki Herlambang Prasetyo Full Stack Developer @ RED Comm Indonesia
Frenki adalah praktisi software engineering yang berfokus pada arsitektur web berperforma tinggi. Berpengalaman menangani infrastruktur digital untuk brand berskala besar seperti Astra, Samsung, dan Biore, Frenki memiliki rekam jejak teknis yang tajam:
Kamu mau bisa bikin sendiri tanpa bergantung orang lain
Capek antri minta tolong developer setiap butuh endpoint baru. Kamu mau bisa handle sendiri, setidaknya untuk kebutuhan dasarnya.
Kamu mau bisa jual skill backend ke klien
Bisa bilang ke klien "gue bisa buatin backend AI untuk produk lo" itu peluang yang nyata. Di sini kamu belajar caranya dari nol sampai pitch.
Kamu builder yang mau stack-nya lebih lengkap
Sudah bisa frontend atau sudah ikut CAWD tapi ngerasa ada yang kurang? Backend adalah potongan puzzle yang akan membuat proyekmu bisa berdiri sendiri.
Kamu penasaran tapi belum tahu mulai dari mana
Tidak perlu pengalaman sebelumnya. Selama kamu serius menjalani tiga hari ini dan mau praktek, kamu sudah cukup siap.
Q: Harus bisa coding dulu? Tidak harus jago. Kalau kamu pernah lihat kode dan tidak langsung kabur, itu sudah cukup untuk mulai. AI akan bantu banyak di bagian teknisnya, tugas kamu adalah mengarahkan dan memahami apa yang dibangun.
Q: Bahasa pemrograman apa yang dipakai? Kita pakai JavaScript/TypeScript karena paling fleksibel untuk backend AI dan paling banyak resource-nya. Tapi prinsip yang kamu pelajari bisa diaplikasikan ke bahasa apapun.
Q: Tools dan platform apa yang digunakan? Kita pakai AI tools yang fleksibel dan deployment platform yang bisa dipakai gratis untuk mulai. Tidak ada yang wajib bayar mahal untuk ikut bootcamp ini.
Q: Setelah ini langsung bisa freelance sebagai backend developer?
CABE bukan klaim bisa mencetak backend engineer senior dalam 3 hari. Tapi kamu akan keluar dengan endpoint yang sudah live, cara berpikir yang benar, dan pemahaman cukup untuk mulai ambil proyek sederhana atau lanjut belajar lebih dalam.
Q: Saya seorang Frontend Developer dan belum terbiasa dengan arsitektur Backend. Apakah saya bisa ikut?
A: Sangat bisa. Program ini justru didesain sebagai jembatan bagi Frontend Developer untuk beralih menjadi Full-Stack. Selama Anda memiliki pemahaman dasar tentang TypeScript/JavaScript dan mengerti konsep dasar cara kerja REST API, Anda akan bisa mengikuti materi routing, infrastruktur, dan deployment di kelas ini.
Q: Bagaimana jika jadwal kelas berbenturan dengan jam kerja saya?
A: Seluruh sesi tatap muka (live coding) akan direkam secara penuh. Anda akan mendapatkan akses seumur hidup ke rekaman tersebut, beserta seluruh aset source code, repository, dan modul referensi teknis yang digunakan oleh instruktur.