landing-header

JagoHermes - Buat AI Agent Untuk Bantu Kamu

hermes
Bangun AI Agent pribadi pakai Hermes (open-source) — jalan 24/7, punya memori, bisa kirim Telegram & jalanin otomasi. 13 modul + 9 project nyata, dari install sampai production.
Galih Pratama

Galih Pratama

Software Engineer, AI Trainer, dan builder produk edukasi. Sehari-hari Galih membangun produk dengan React, Next.js, Vue, Laravel, Supabase, Docker, dan AI workflow.

Deskripsi

Chatbot bisa ngobrol — tapi besok udah lupa semua. AI Agent beda: dia inget, belajar, dan bisa ambil aksi nyata.


JagoHermes adalah kelas lengkap yang ngajarin kamu membangun AI Agent pribadi pakai Hermes (open-source dari Nous Research) — dari install 1 baris command sampai jalan 24/7 di server kamu sendiri.

Bukan teori.


Bukan demo sekali jalan. Kamu akan bangun agent yang beneran dipakai: punya memori, bisa kirim Telegram, jalanin script otomatis, monitor sistem, kelola file, dan maintain knowledge base — sambil kamu tidur.



APA YANG AKAN KAMU PELAJARI


Kelas ini terdiri dari 13 modul terstruktur yang membawa kamu dari nol sampai production:


Foundation (Modul 01–03)

  • Mindset AI Agent vs chatbot biasa
  • Install dan setup Hermes dari nol dengan 1 baris command
  • Chat, command dasar, dan cara berinteraksi dengan agent

Connected Agent (Modul 04–06)

  • Sambungkan agent ke Telegram, Discord, dan platform lain
  • Berikan agent tools dan toolsets supaya bisa ambil aksi nyata
  • Bangun memory system agar agent ingat konteks & percakapan sebelumnya

Automation OS (Modul 07–10)

  • Buat custom skill dari workflow yang sering kamu ulang
  • Setup cron jobs dan jadwal otomatis tanpa perlu buka laptop
  • Integrasi MCP (Model Context Protocol) untuk connect ke API eksternal
  • Orkestrasi multi-agent dengan Profiles

Production (Modul 11–13)

  • Deploy agent 24/7 di server nyata
  • Optimasi provider dan model (hemat biaya, mulai dari Rp 2rb/hari)
  • Eksekusi 9 real-world project dari skenario nyata


9 REAL-WORLD PROJECT YANG AKAN KAMU BANGUN


  1. Personal Telegram Assistant — assistant pribadi langsung dari HP
  2. Content Idea Generator — ide konten rutin dikirim otomatis sesuai niche
  3. File Organizer Bot — sortir file berantakan pakai rules + skill
  4. Meeting Notes Pipeline — audio meeting jadi summary, decision & action items
  5. Social Media Monitor — mention penting jadi alert dan daily summary
  6. DevOps Watchdog — monitor server health, error log, dan alert level
  7. Multi-Agent Code Factory — beberapa agent kerja paralel untuk coding workflow
  8. Knowledge Base Manager — second brain Obsidian tersync + daily review otomatis
  9. Business Automation Suite — email, CRM, invoice, follow-up, dan dashboard jadi satu alur


MANFAAT YANG KAMU DAPATKAN


  • Punya AI Agent pribadi yang jalan 24/7 — kerja bahkan saat kamu tidur
  • Agent bisa ambil aksi nyata: kirim pesan, baca & kelola file, jalanin script, monitor sistem
  • Data 100% milik kamu — self-hosted, tidak dikirim ke server pihak ketiga
  • Tidak perlu jago coding — cukup niat mulai dan ikuti langkah per langkah
  • Biaya operasional agent mulai Rp 2rb/hari tergantung model dan pemakaian
  • Hermes gratis & open-source — kamu bayar sekali untuk kelasnya, bukan langganan bulanan
  • Akses seumur hidup + update gratis selamanya
  • 7 hari garansi refund tanpa syarat jika tidak cocok


UNTUK SIAPA KELAS INI?


  • Profesional yang mau otomasi task harian tanpa bergantung tools mahal
  • Developer yang ingin eksplorasi AI agent di luar ChatGPT/Claude
  • Content creator yang butuh sistem konten otomatis
  • Pebisnis yang mau punya asisten digital yang kerja 24/7
  • Siapa pun yang penasaran AI agent tapi belum tahu mulai dari mana


TENTANG INSTRUKTUR


JagoHermes dibuat oleh Galih Pratama — Software Engineer, AI Trainer, dan builder produk edukasi dengan 10+ tahun pengalaman membangun produk digital. Galih sudah mengajar 98.500+ students dan 960+ pelajar kelas AI berbayar. Hermes Agent dipakai langsung di setup hariannya: daily notes, cron jobs, inbox monitoring, sales recap, content ops, dan personal second brain — bukan sekadar demo.